Layanan 24 Jam

pin blackberry catering bekasi aqiqah

Layanan Telepon Catering Bekasi Aqiqah

Layanan SMS Catering Bekasi Aqiqah

Pilihan Kambing / Domba

kambingaqiqahjantan.pngkambingaqiqah.pngkambingaaqiqahmurah.pngkambingaqiqahmurah.pngaqiqahkambing.png

Twitter Bekasi Aqiqah

Jejaring Sosial BA

Counter Aqiqah

Today 64

Yesterday 45

Week 169

Month 1117

All 18155

Currently are 4 guests and no members online

Mana yang didahulukan aqiqah atau qurban?

Saya tahun ini ingin melaksanakan qurban atau beraqiqah. Saya sudah berumur namun sampai saat ini belum melaksanakan aqiqah. Mana lebih baik dan utama bagi saya aqiqah dahulu atau ber-qurban?

JAWABAN
Alhamdulillah, wash-shalaatu was-salaamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du:
Aqiqah dan qurban adalah dua ibadah yang hampir sama dalam bentuk, tata cara dan hukum pelaksanaannya, tapi berbeda dalam sebab, waktu, dan tuntutan penunaiannya sebagai ibadah kepada Allah.

Ya. Kedua ibadah itu dalam hal bentuk dan tata cara pelaksanaannya hampir sama, yakni berupa penyembelihan hewan (kambing untuk aqiqah, dan untuk qurban, di samping kambing bisa juga berupa sapi atau unta). Hukum pelaksanaannya menurut jumhur ulama juga sama-sama sunnah muakkadah (sunnah yang sangat ditekankan dan dianjurkan bagi yang mampu). Begitu pula hukum-hukum lain yang terkait dengan syarat-syarat hewan yang akan disembelih, cara penyembelihan dan sistem pemanfaatan serta pembagian dagingnya, semuanya sama atau hampir sama.

Tapi tentang sebab, waktu pelaksanaan, dan tuntutan penunaiannya, maka aqiqah dan qurban adalah dua jenis ibadah yang berbeda. Masing-masing merupakan ibadah tersendiri yang tidak terkait dan berhubungan secara langsung dengan yang lainnya, serta tidak saling menggantikan.

Aqiqah disunnahkan pelaksanaannya sebagai bentuk syukur kepada Allah atas karunia kelahiran seorang anak, sedangkan qurban disunnahkan terkait dengan hari raya ‘Iedul Adha setiap tahun bagi yang mampu. Jadi sebagai ibadah, masing-masing berdiri sendiri-sendiri, dan dilaksanakan masing-masing pada waktunya. Sehingga tidak ada syarat misalnya bahwa, jika ingin qurban harus aqiqah dulu atau sebaliknya.
Jadi jika memang waktunya aqiqah dan mampu, ya sebaiknya dilaksanakan aqiqah, sementara saat datang hari raya ‘Iedul Adha dan merasa mampu berqurban, ya selayaknya juga menunaikan qurban.

Mungkin pertanyaan sebaiknya mendahulukan yang mana, aqiqah atau qurban, itu hanya relevan dalam kondisi, dimana waktu pelaksanaan aqiqah atas kelahiran anak (misalnya pada hari ke-7 atau ke-14 atau ke-21 kelahirannya sesuai kesunnahan penyembelihan aqiqah), adalah pas bertepatan dengan datangnya hari raya ‘Iedul Adha. Sedangkan orang tua si bayi tidak mampu melaksanakan aqiqah dan qurban dua-duanya sekaligus. Dan dalam kondisi seperti itu, sunnah aqiqah yang sebaiknya lebih diutamakan dan didahulukan. Karena sifatnya lebih khusus daripada qurban yang lebih umum dan terjadi setiap tahun.

Adapun untuk kondisi Ibu, maka pada saat hari raya Idul Adha tiba, maka yang lebih afdhal Ibu laksanakan adalah berqurban, karena itu yang sudah jelas-jelas hukum kesunnahannya. Sedangkan untuk aqiqah pada usia dewasa sangat diperselisihkan hukum kesunnahannya. Karena memang sepengetahuan kami, tidak ada dalil dan contoh khusus dari Nabi saw. maupun dari sahabat dan ulama salaf tentang kesunnahan aqiqah pada usia dewasa. Meskipun jika mampu dan tetap ingin melaksanakannya, dengan syarat tidak “mengorbankan” ibadah qurban, maka insyaallah boleh-boleh saja dan ditolerir.
Demikian jawaban kami, semoga bisa dipahami dan bermanfaat. Wal-Lahu a’lam, wa Huwal Muwaffiq wal Haadii ilaa sawaa-issabiil.{}

Diasuh oleh Majelis Asatidzah Griya Al Quran Surabaya. Konsultasi ini hasil kerja sama YDSF Surabaya & Griya Al Quran.

Kantor

Map BekasiAqiqah   Jl. M. Hasibuan No. 4 Lt. 2
  
Bekasi Timur, Kota Bekasi
  
Jawa Barat - Indonesia
  
Kode Pos 17113

Testimoni Aqiqah

Dhella
Griya Bekasi
Alhamdulilah. Minggu siang telp,minggu sore Pak Dardi langsung dtng k rmh. Deal pesan untuk aqiqah ibu & anak sy.
Rabu diantar ke tempat tujuan...